PPSDM Migas Latih Operator KSO Pertamina EP – Samudra Energy BWP Meruap Secara Online
Dilihat : 23 Kali | 22-09-2026 11:36:00
PPSDM MIGAS — Pengelolaan lapangan minyak dan gas bumi (migas) menuntut ketelitian tinggi di setiap lini operasional termasuk di bagian produksi. Menjawab tantangan tersebut, KSO PT Pertamina EP – Samudra Energy BWP Meruap bersinergi dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) untuk memantapkan kualifikasi para garis depan operasionalnya.
Pelatihan bertajuk Operasi Produksi Tingkat Operator Operasi Produksi ini digelar secara online dan terbagi dalam tiga gelombang intensif pada 18 hingga 22 September 2026. Fokus utamanya adalah memastikan seluruh proses produksi berjalan aman, presisi, dan meminimalkan potensi kendala teknis di lapangan.
Subkoordinator Kerja Sama PPSDM Migas, Natalia Maharani, menggarisbawahi bahwa efisiensi dan keselamatan di lapangan berawal dari pemahaman mendasar para operator terhadap karakteristik sistem produksi yang mereka kelola.
"Kerja sama ini bukan sekadar pemenuhan program pelatihan, melainkan untuk menjaga kontinuitas dan keandalan operasi di KSO PT Pertamina EP – Samudra Energy BWP Meruap. Melalui penguatan kapasitas pada aspek-aspek teknis seperti pemisahan fluida hingga pengelolaan air terproduksi, para operator diharapkan mampu merespons dinamika lapangan secara cepat, tepat, dan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja," jelas Natalia Maharani.
Meskipun dilaksanakan secara daring, metode pembelajaran tetap dirancang interaktif melalui studi kasus operasional, sehingga peserta dapat mengorelasikan teori langsung dengan kendala nyata yang kerap dihadapi di fasilitas produksi.
Selama pelatihan, para peserta dibekali serangkaian materi teknis yang mencakup Operasi Crude Oil, Gas, dan Produced Water Treatment Plant, Penampungan dan Pengukuran Produksi Migas, Operasi Sumur Migas, hingga Separasi Fluida Reservoir guna memastikan seluruh tahapan pemisahan fluida, pengawasan aliran sumur, serta kalkulasi lifting berjalan sesuai standar keselamatan kerja dan kriteria lingkungan.
