Sinergi PPSDM Migas dan EMCL Tingkatkan Kompetensi SDM Hulu Migas


Dilihat : 38 Kali | 06-10-2026 09:53:23

CEPU — Menjaga stabilitas dan keberlanjutan produksi migas nasional tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada keandalan para personel di lapangan. Menyadari kondisi tersebut, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) kembali menggandeng ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dalam penyelenggaraan program pelatihan dan sertifikasi dengan judul Perawatan Sumur Tingkat Ahli Pengendali Perawatan Sumur dan pelatihan Instrumentasi Tingkat Teknisi 2 yang berlangsung pada 5 hingga 10 Oktober 2026 di Cepu, Jawa Tengah.

Pelatihan ini diikuti oleh pekerja dari ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), salah satu kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang memegang peranan peran sebagai penghasil minyak dan gas bumi terbesar di Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan keandalan operasi di Lapangan Banyu Urip, Blok Cepu, tetap berada pada tingkat optimal dan memenuhi standar keselamatan kerja yang berlaku.

Pengajar kelas Instrumentasi PPSDM Migas, Arsyadi Hidayat, menekankan pentingnya penguasaan sistem kontrol dan instrumentasi mutakhir dalam menjaga keandalan fasilitas produksi migas.

"Sistem instrumentasi merupakan 'saraf pusat' dari seluruh fasilitas produksi migas. Melalui pelatihan Instrumentasi Tingkat Teknisi 2 ini, peserta pelatihan diajarkan untuk memahami kalibrasi, pemeliharaan, hingga pemecahan masalah sistem kontrol secara presisi. Keahlian ini untuk mencegah downtime operasional dan menjaga keselamatan kerja di area operasi skala besar seperti EMCL," ujar Arsyadi Hidayat di sela-sela kegiatan pelatihan.

Sementara itu, pada kelas Perawatan Sumur Tingkat Ahli Pengendali Perawatan Sumur, para peserta dibekali dengan pemahaman mengenai teknik Rig Equipment and Fishing Tools, Well Control, Well Control Simulation, Surface and Sub Surface Equipment, dan Completion Fluids.

Sinergi berkelanjutan antara PPSDM Migas dan EMCL ini diharapkan dapat terus mendongkrak efisiensi operasional serta mendukung target produksi minyak bumi nasional secara berkelanjutan dan aman.