Tingkatkan Kompetensi Lokal, PPSDM Migas Buka Pelatihan dan Sertifikasi untuk 75 Peserta dari Berbagai Daerah


Dilihat : 22 Kali | 20-01-2026 07:58:11

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) secara resmi membuka Program Pelatihan dan Sertifikasi gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak tenaga kerja lokal yang handal dan tersertifikasi sesuai kebutuhan industri energi nasional.

Sebanyak 75 peserta yang berasal dari wilayah operasional migas, seperti Kabupaten Musi Banyuasin, Muara Enim, Blora, Gresik, Bojonegoro, Tuban, Balikpapan, Kutai Kartanegara, hingga Ogan Ilir, mengikuti pembukaan program ini di ruang pertemuan lantai 3 kantor PPSDM Migas, Cepu, Jawa Tengah, pada Senin (19/01/2026).

Program ini dirancang khusus untuk membekali peserta dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap kerja yang memenuhi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Adapun skema sertifikasi yang dibuka meliputi tiga bidang yaitu Juru Las (Welding), Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Migas Tingkat Operator, dan Scaffolding Tingkat Operator Dasar

Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya sertifikasi kompetensi sebagai "paspor" bagi tenaga kerja untuk memasuki dunia industri yang kompetitif.

"Program ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah penghasil migas. Kami ingin memastikan bahwa pemuda-pemudi dari daerah dapat menjadi aktor utama yang memiliki keahlian teknis sesuai standar industri yang diakui secara nasional," ujar Waskito.

Kegiatan ini akan berlangsung di PPSDM Migas. Untuk bidang K3 Migas dan Scaffolding, pelatihan dijadwalkan berakhir pada 30 Januari 2026. Sementara itu, untuk bidang Juru Las, mengingat kompleksitas praktik yang dibutuhkan, pelatihan akan berlangsung lebih lama hingga 6 Februari 2026.

Acara pembukaan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari berbagai pemerintah daerah guna memastikan sinergi antara pusat dan daerah dalam penyerapan tenaga kerja. Turut hadir Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dari Musi Banyuasin, Blora, dan Muara Enim.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Kabupaten Ogan Ilir, tamu undangan dari Pemkab Bojonegoro dan Tuban, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional di lingkungan PPSDM Migas. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan besarnya harapan agar alumni pelatihan ini nantinya dapat langsung berkontribusi di perusahaan-perusahaan migas yang beroperasi di wilayah masing-masing.