Tenaga Pengajar UPN Veteran Jalani Pelatihan Operator Pemrosesan Gas Bumi di PPSDM Migas

Pusat Pengembangan Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) mengadakan Pelatihan Operator Pemrosesan Gas Bumi yang diikuti oleh tenaga pengajar dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Jawa Timur. 

Pelatihan tersebut berlangsung selama 3 hari melalui platform zoom meeting diawali dengan dibuka oleh perkenalan para pengajar dengan peserta pelatihan. Diketahui bahwa pelatihan Operator Pemrosesan Gas Bumi berguna untuk membekali para peserta sebelum menjalani ujian seputar materi pemrosesan gas bumi.

Dalam Pelatihan Operator Pemrosesan Gas Bumi membahas seputar proses pencairan gas alam, amine solution, penjelasan berbagai macam karakteristik amine, pola dalam treatment amine, serta memahami bahan dasar tangki dari penyimpanan glycol.

Salah satu materi penting yang disampaikan oleh para pengajar di pelatihan tersebut adalah seputar proses pre cooling yang terkadang tidak mendapat perhatian khusus di lapangan. Padahal proses tersebut perlu dilakukan dengan Refrijerasi Multi Komponen. Sistem Refrijerasi Multi Komponen menggunakan dua kompresor sentrifugal yang terhubung dengan driver turbine atau gas turbine yang membuat tahapan menjadi lebih maksimal.

Suharno, salah satu pengajar dalam Pelatihan Operator Pemrosesan Gas Bumi menjelaskan beberapa hal dasar yang wajib diperhatikan oleh para peserta.

“Ada berbagai bahan yang tidak cocok untuk digunakan sebagai material tangki untuk penyimpanan glikol, seperti zinc, copper, dan galvanized metal. Material tersebut dapat menyebabkan perubahan warna pada glikol,” jelasnya.

Selama pelatihan berlangsung, para pengajar mengajak setiap peserta untuk aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Hal tersebut berguna agar para peserta mampu menyerap materi dengan baik dan menjadi wadah untuk berlatih sebelum mereka menjalani uji kompetensi.

Suharno tidak membatasi peserta untuk menyampaikan pertanyaan yang berkaitan dengan materi pada Pelatihan Operator Pemrosesan Gas Bumi. Beliau menganggap, apabila setiap peserta memiliki rasa ingin tau yang tinggi, maka membuat mereka semakin ingin belajar dan berlatih lebih giat lagi.