Pemerataan Kompetensi, PPSDM Migas Gandeng Berbagai Daerah Cetak 1144 Tenaga Kerja Ahli


Dilihat : 11 Kali | 09-06-2026 08:35:05

CEPU – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap pakai di industri energi. Sejak tahun 2020, PPSDM Migas gencar menjalin kolaborasi strategis dengan berbagai Dinas Tenaga Kerja di pemerintah daerah untuk mengurangi  kesenjangan keterampilan di sektor yang sarat teknologi ini.

Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, menegaskan bahwa langkah ini diambil demi menciptakan akses yang terbuka luas untuk sumber daya lokal terhadap pelatihan yang berkualitas.

"PPSDM Migas sejak tahun 2020 sudah aktif bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja Pemerintah Daerah antara lain dengan Disnakerin Kabupaten Tuban, Disnakertrans Kabupaten Musi Banyuasin, Disnakertrans Kabupaten Bojonegoro, Disnaker Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Disnaker Kota Sorong, Distranaker Kabupaten Kutai Kartanegara, Disnakertrans Kabupaten Sorong, dan di bulan Mei sampai saat ini dengan Disnakertrans ESDM Provinsi Papua Barat Daya," ungkap Kepala PPSDM Migas.

Melalui kerja sama yang erat ini, ratusan pemuda dari berbagai wilayah dibekali dengan keahlian untuk menjadi motor penggerak industri migas. Beberapa judul pelatihan dan/atau sertifikasi krusial yang pernah diikuti oleh para peserta di PPSDM Migas meliputi:

Operator K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja)

Operator Forklift

Operator Mobile Crane

Juru Ikat Beban (Rigger)

Operator Scaffolding

Operator Lantai Perawatan Sumur

Juru Las (Welder)

Teknisi Listrik

Teknisi Instrumentasi Level 1

"PPSDM Migas bekerja sama dengan kabupaten tersebut agar kompetensi sektor migas dapat merata di seluruh pelosok Indonesia dengan total peserta sampai saat ini sejumlah 1144 orang di tahun 2025," tutupnya dengan optimis.

Dengan kompetensi yang kini tersebar merata dari ujung barat hingga ke timur Nusantara, putra-putri daerah memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk menjadi tuan rumah dan aktor utama di industri migas wilayah mereka sendiri.